Corona Semakin Mengganas

Semakin parah nya virus Corona Outbreak di Indonesia, semakin banyak pengguna Internet yang terhubung ke #LockDownIndonesia.

Pengguna internet meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan pemblokiran yang merepresentasikan tindakan atau kondisi darurat jika orang memblokir sementara atau mengalihkan area tertentu selama periode risiko.

Contoh pedoman ini termasuk pemisahan sekolah, perjalanan, dan ketidakmampuan bepergian di tempat-tempat umum untuk mencegah penyebaran virus. Italia dan Denmark adalah dua negara yang saat ini mengadopsi kebijakan larangan.

Pengguna internet di negara ini berkobar setelah pengumuman penyebaran virus corona ke DKI Jakarta pada 13 Maret 2020, dan sepucuk surat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada Presiden Jokowi tentang penggunaan corona. Selain itu, desakan pada kunci juga tergantung pada negara-negara lain yang telah menerapkan kebijakan tersebut, di samping ketidaktahuan tentang di mana mencegah penyebaran virus corona.

Menanggapi hal itu, Presiden Jukowi mengatakan bahwa pemerintah belum mempertimbangkan penerapan kebijakan larangan di Indonesia. “Saya tidak berpikir ke arah ini,” kata Jokoy pada konferensi pers pada hari Jumat (13 Maret 2020) di Bandara Soekarno-Hatta.



Ahmed Urianto, juru bicara pemerintah, Penanganan Virus Corona, mengatakan pada konferensi pers di Kantor Kepresidenan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta Pusat pada Jumat malam (13 Maret 2020) bahwa 69 orang sehari dari hari sebelumnya dihadiri 34 orang.

Dari 69 pasien yang mengalami gangguan, 4 orang telah meninggal, yang merupakan pasien kasus nomor 25, 35, 36, dan 50. Ada juga dua pasien baru yang diklasifikasi kan sebagai bayi, pasien nomor 49, yang buka 3 tahun, dan pasien nomor 54 tahun dua. Lima dari 69 orang disembuhkan. Pasien yang sembuh adalah pasien 01, 03, 06, 14, dan 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *